Beranda | Artikel
Aku Hijrah Istiqamah di Jalan Allah #yufidtv #nasehatulama
Rabu, 6 Desember 2023

Para ulama berkata, “Istiqamah tidak dapat dilakukan kecuali oleh orang-orang besar.” Tidak semua orang mampu beristiqamah, karena orang yang beristiqamah maknanya ia harus meninggalkan banyak hal yang dulu ia lakukan.

Bisa kita contohkan, ia mudah melakukan hal-hal yang makruh, hal-hal mubah biasa ia kerjakan. Terkadang ia juga melakukan hal-hal yang mencederai nama baiknya.

Sedangkan apabila seseorang beristiqamah dengan benar, maka itu susah bagi hawa nafsunya; hawa nafsu tidak mampu, yang diinginkan nafsu adalah main-main dan santai-santai.

إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌ بِالسُّوْءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّي “Sungguh nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali (nafsu) yang diberi rahmat oleh Tuhanku.” (Yusuf: 53) Jadi, seseorang itu dapat beristiqamah dengan sepenuhnya, itu hal yang sulit.

Tidak ada yang bisa melakukannya, kecuali (orang yang berjiwa besar). Seperti yang dikatakan penyair, “Jika jiwa itu besar, maka badan akan lelah untuk memenuhi tujuannya.”

====

وَقَالَ أَهْلُ الْعِلْمِ الِاسْتِقَامَةُ لَا يُطِيْقُهَا إِلَّا الْأَكَابِرُ

مُو كُلُّ أَحَدٍ يَسْتَطِيعُ الِاسْتِقَامَةَ

لِأَنَّ كَوْنَ الْإِنْسَانِ يَسْتَقِيمُ

مَعْنَى هَذَا أَنَّهُ سَيَتْرُكُ كَثِيرًا مِنَ الْأُمُورِ الَّتِي كَانَ يَتَعَاطَاهَا

خَلِّنَا نَقُولُ يَعْنِي تَسَاهُلٌ فِي الْمَكْرُوهَاتِ

الْمُسْتَحَبَّاتُ يَأْتِيْهَا

خَوَارِمُ الْمُرُوءَةِ قَدْ تَقَعُ مِنْهُ

فَالْإِنْسَانُ إذَا اسْتَقَامَ اسْتِقَامَةً صَحِيحِةً

فَهَذَا صَعْبٌ عَلَى النَّفْسِ النَّفْسُ مَا تُطِيْقُ

نَفْسُكَ بِتَلْعَبُ كَذَا تَسْتَأْنِسُ

إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌ بِالسُّوْءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّي

فَقَضِيَّة ُأَنَّ الْإِنْسَانَ يَسْتَقِيمُ اسْتِقَامَةً تَامَّةً نَحْنُ نَقُولُ هَذَا صَعْبٌ

وَلَا يَسْتَطِيعُ ذَلِكَ إِلَّا

كَمَا قَالَ الشَّاعِرُ وَإِذَا كَانَتِ النُّفُوسُ كِبَارًا

تَعِبَتْ فِي مُرَادِهَا الْأَجْسَامُ


Artikel asli: https://nasehat.net/aku-hijrah-istiqamah-di-jalan-allah-yufidtv-nasehatulama/